Cara Mengisi Token Listrik yang Sudah Habis Total

Para pelanggan PLN sekarang harus tahu ciri ciri token listrik habis total serta cara mengisi token listrik yang sudah habis total, karena tidak tersedia lagi listrik pasca bayar untuk pemasangan baru di bawah 900 W. Kecuali Anda mendapat rezeki pemindahan kepemilikan rekening listrik pascabayar, tidak perlu mencemaskan jika token listrik habis total secara tiba-tiba.

Cara Mengisi Token Listrik yang Sudah Habis Total,  jika token listrik habis total, cara mengisi token listrik yang gagal terus, bisakah mengisi token listrik saat mati lampu, token listrik habis tidak bisa diisi, pulsa listrik habis tengah malam, ciri ciri token listrik habis total, batas token listrik mati, perbedaan mati lampu dan token habis

Sebenarnya token listrik pra bayar tidak habis tiba-tiba. Karena meteran listrik pra bayar memiliki sistem alarm yang menyala ketika stok token sudah menipis. Meteran itu akan terus berbunyi sampai Anda menekan tanda diam atau mengisinya dengan token listrik baru. Alarm ini dibuat agar pelanggan bersiap sebelum listrik di rumah benar-benar padam. Simak perbedaan mati lampu dan token habis agar tidak bingung.


Penyebab Token Listrik Habis Total

Masalahnya adalah, tidak setiap pelanggan menyadari alarm listrik yang menyala tersebut saat stok menipis. Apalagi jika rumah tersebut jarang dihuni, alarm listrik hanya akan mengganggu ketenangan tetangga tanpa ada yang peduli untuk mengisinya. Alasan lain mengapa pulsa listrik habis tengah malam adalah ketidaktelitian dan kurangnya kontrol penggunaan. Lantas bisakah mengisi token listrik saat mati lampu?


1. Tidak Teliti

Anda tidak perlu mencari cara mengisi token listrik yang sudah habis total jika penyebabnya adalah tidak teliti pada penggunaan listrik di rumah. Biasanya, setiap rumah memiliki pola kebiasaan penggunaan listrik. Cukup perhatikan rata-rata batas token listrik mati dalam sebulan berapa rupiah yang dibutuhkan untuk membeli token.

Misalnya dalam sebulan keluarga Anda membeli token sebesar Rp300.000,- dan habis di bulan berikutnya. Maka sebulan berikutnya, isilah token dengan nominal yang sama. Atau lebihkan jika kira-kira dalam sebulan ke depan akan ada penggunaan listrik yang cukup besar. Perkirakan penggunaan rutin listrik dengan baik sesuai kondisi finansial.


2. Kurang Kontrol Penggunaan 

Penyebab lain token listrik habis tidak bisa diisi adalah kurangnya kontrol penggunaan. Anda tidak menghitung berapa daya yang biasa digunakan setiap hari dan perangkat elektronik apa saja yang rutin menyala. Jika ingin hemat, gunakan daya seperlunya agar cara mengisi token listrik yang sudah habis total tidak perlu Anda terapkan. 


Cara Mengisi Token Listrik yang Gagal Terus

Bagaimanapun, Anda tetap membutuhkan cara mengisi token listrik yang sudah habis total. Sebagai pengguna baru Anda tidak perlu bantuan orang lain untuk mengisi setelah membaca tulisan ini. Cukup siapkan nomor rekening listrik pra bayar Anda yang terletak di bawah barcode meteran, kemudian ikuti langkah berikut:


1. Beli Token

Silakan beli token listrik di konter terdekat, aplikasi atau jika ingin murah gunakan deposit Digital Pulsa. Anda akan mendapat 20 digit kode token yang harus dimasukkan di meteran. Kode ini tidak akan expired dalam sebulan ke depan selama disimpan dengan aman dan tidak digunakan pada meteran lain.


2. Masukkan 20 Digit Kode

Untuk memasukkan kode, langsung pencet tombol angka sesuai urutan 20 digit kode token listrik yang tersedia. Pastikan tidak ada spasi dan angka yang salah. Cek kembali sebelum menekan tombol enter untuk mengakhiri proses isi ulang token. 

Perlu Anda perhatikan bahwa harga token listrik di satu konter dengan lainnya mungkin berbeda untuk jumlah kWh yang sama. Jika Anda ingin mendapat token murah, sebaiknya miliki deposit sendiri di Digital Pulsa. Selain berguna mengisi token listrik, Anda juga bisa menggunakannya mengisi pulsa telepon atau paket internet yang habis.

Digital Pulsa akan membuat cara mengisi token listrik yang sudah habis total lebih mudah dan praktis. Server yang bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam sepekan membantu Anda memenuhi kebutuhan listrik sewaktu-waktu. Segera daftarkan dan lakukan penghematan anggaran mulai sekarang.