Cara Refund Token Listrik Mandiri

Cara mengisi ulang token listrik dengan mudah salah satunya bisa Anda lakukan dengan beli pulsa PLN pada berbagai mesin ATM yang terdekat. Dilansir dari laman resmi PLN, token atau pulsa listrik ialah 20 digit angka yang akan dimasukkan pada meteran prabayar ketika melakukan isi ulang pada listrik. Namun, jika Anda salah beli token listrik, bisakah Anda refund token listrik mandiri ?

Cara Refund Token Listrik Mandiri

Cara Membeli dan Refund Token Listrik Mandiri

Layanan listrik prabayar tersebut memang memungkinkan Anda sebagai pelanggan PLN untuk mengendalikan secara mandiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan serta kemampuan. Nilai listrik untuk isi ulang yang ada atau  dijual di ATM ataupun Payment Point sebesar:

  • Rp 20.000
  • Rp 50.000
  • Rp 100.000
  • Rp 250.000
  • Rp 500,000
  • Rp 1.000.000

Perlu diketahui, jika cara membeli token listrik di ATM tentunya berbeda dengan cara Anda membayar tagihan listrik secara bulanan. Hal ini disebabkan token atau pulsa listrik ini diperuntukkan bagi para pelanggan PLN prabayar. Selain itu, perlu diingat jika cara beli token listrik di ATM bisa berbeda-beda. Jadi, mungkin Anda bisa melakukan refund token listrik mandiri tergantung metode pembayaran dan problem yang Anda alami.

Beli token listrik lewat ATM

Cara beli token listrik lewat ATM Mandiri bisa dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: 

  • Pilih Pembayaran/Pembelian
  • Pilih Multi Payment Ketik “30300”
  • Masukkan No Meter (11 nomor)
  • Masukkan Nominal Pembelian
  • Ketik “1”
  • Struk akan tercetak

Jika Anda sering mengisi token listrik dan ingin melakukan refund token listrik mandiri, hal itu pasti menjadi pertanyaan bagi Anda.Token listrik yang tidak bisa maupun gagal diisi adalah hal lumrah yang kadang bisa terjadi. Bahkan, mungkin saja Anda sendiri pastinya pernah mengalami.

Anda pasti pernah merasa panik jika mendapat notifikasi pengisian yang gagal saat sedang mengisi token. Tenang, Anda jangan panik dulu. Ada beberapa faktor maupun faktor-faktor tertentu yang menjadi penyebab Anda gagal dalam mengisi token. Biasanya hal ini terjadi juga karena faktor keteledoran diri sendiri.

Bersumber dari Tempo dan Fastpay, ada beberapa alasan token listrik yang tidak bisa diisi agar Anda tidak repot untuk refund token listrik mandiri.

1. Bersumber dari PLN Langsung, Misalnya Server PLN Error

Kemungkinan pertama yang dapat menyebabkan Anda tidak bisa atau gagal mengisi token listrik adalah kesalahan langsung dari pusat. Hal ini bisa berupa server PLN yang sedang error atau sistem yang bermasalah. Anda harus menunggu beberapa saat untuk mengisi ulang token listrik Anda.

2. Salah Memasukkan Nomor Meter Saat Membeli

Nomor meteran dari token listrik sudah memiliki kombinasi digit yang berbeda pada setiap pelanggan. Nomor meteran ini yang dimasukkan ketika Anda melakukan transaksi atau pembelian.

Akan tetapi, jika Anda salah memasukkan nomor meteran dan nomor tersebut ternyata valid, maka token listrik Anda tidak akan masuk ke nomor meteran Anda. Cek lagi agar Anda tidak repot refund token listrik mandiri

3. Salah Memasukkan ID Token ke Meteran

Saat Anda membeli token, Anda lalu mendapatkan 20 digit angka kode unik dan harus dimasukkan ke meteran Anda. Hampir sama seperti penjelasan tadi jika Anda salah memasukkan ID token, hal ini dapat mengakibatkan token tidak masuk. Ini disebabkan nomor ID token tersebut tidak terdeteksi.

Anda harus berhati-hati, karena meteran akan terblokir jika Anda sudah memasukkan kode sebanyak 3 kali dan salah. Segera hubungi hubungi di 123 atau petugas PLN terdekat.

Cara membeli token listrik mandiri pada intinya, Anda membutuhkan kejelian saat melakukan pembelian maupun pengisian dari token listrik. 

Bagi Anda yang tertarik menjadi agen pulsa dan token listrik bisa bergabung bersama kami Digital Pulsa. Klik halaman cara daftar agen pulsa listrik.

Semoga artikel refund token listrik mandiri ini berguna untuk Anda!